April 4, 2025

Royalwholesalefood : Berbagai Jenis Kuliner Terbaik Dari Dunia

Sajian kuliner dari segala penjuru dunia dengan segala cita rasa terbaik yang dimiliki

Kuliner Khas Suku Dayak: Cita Rasa Tradisional dari Hutan Kalimantan

Suku Dayak adalah kelompok etnis asli Kalimantan yang memiliki kekayaan budaya dan tradisi, termasuk dalam hal kuliner. Makanan khas Suku Dayak banyak menggunakan bahan alami dari hutan, seperti ikan sungai, daging buruan, umbi-umbian, dan berbagai jenis sayuran liar. Proses memasaknya pun unik, dengan teknik memasak dalam bambu atau menggunakan daun sebagai pembungkus.

Berikut beberapali kuliner khas Suku Dayak yang wajib dicoba jika berkunjung ke Kalimantan.

BACA JUGA DISINI: Makanan Terenak di Dunia, Ada Makanan Indonesia

1. Pansoh (Ayam atau Ikan yang Dimasak dalam Bambu)

Pansoh, atau yang sering disebut juga sebagai manok pansoh, adalah makanan khas Suku Dayak yang menggunakan teknik memasak unik, yaitu dengan memasukkan bahan makanan ke dalam batang bambu, lalu dipanggang di atas api.

Cara Memasak Pansoh:

  • Ayam atau ikan dimasukkan ke dalam bambu bersama bumbu rempah seperti serai, daun salam, jahe, kunyit, dan bawang.

  • Bambu ditutup dengan daun pisang agar aroma tetap terjaga.

  • Dipanggang di atas bara api hingga matang, sehingga menghasilkan aroma khas dari bambu yang meresap ke dalam makanan.

Pansoh memiliki cita rasa gurih, segar, dan sedikit beraroma asap dari bambu.

2. Kue Lepet (Wajik Beras Ketan Khas Dayak)

Lepet Dayak adalah makanan tradisional yang mirip dengan rajazeus login wajik, terbuat dari beras ketan yang dimasak dengan santan dan gula merah. Uniknya, lepet khas Dayak sering dibungkus menggunakan daun kelobot (kulit jagung) atau daun pisang.

Ciri Khas Lepet Dayak:

  • Manis dan legit dengan tekstur yang lembut.

  • Dibungkus dengan daun alami, memberikan aroma khas.

  • Biasanya disajikan dalam acara adat atau perayaan tertentu.

3. Wadi (Fermentasi Daging atau Ikan)

Wadi adalah makanan fermentasi khas Dayak yang dibuat dari daging babi atau ikan yang difermentasi menggunakan beras ketan yang sudah disangrai dan ditumbuk halus.

Proses Pembuatan Wadi:

  • Daging atau ikan dilumuri dengan bubuk ketan fermentasi.

  • Disimpan dalam wadah tertutup selama beberapa hari hingga cita rasanya berkembang.

  • Wadi bisa langsung dikonsumsi atau digoreng terlebih dahulu agar lebih gurih.

Rasanya cenderung asam karena hasil fermentasi, mirip dengan makanan khas Jepang seperti ikan fugu yang diawetkan.

4. Kue Jojong (Kue Tradisional dari Ubi Kayu)

Jojong adalah kue khas Dayak yang terbuat dari singkong atau ubi kayu yang diparut dan dicampur dengan gula merah.

Keunikan Kue Jojong:

  • Dibentuk seperti bola atau pipih, lalu dibungkus daun pisang.

  • Teksturnya lembut dengan rasa manis alami dari ubi dan gula merah.

  • Biasanya dikonsumsi sebagai camilan atau makanan ringan saat perayaan adat.

5. Umbut Rotan (Sayur dari Tunas Rotan Muda)

Umbut rotan adalah makanan unik Suku Dayak yang menggunakan tunas muda tanaman rotan sebagai bahan utama. Meski terdengar aneh, rotan muda memiliki tekstur renyah dan sedikit pahit, namun menjadi lezat setelah dimasak.

Cara Memasak Umbut Rotan:

  • Rotan muda dikupas dan dipotong kecil.

  • Direbus atau ditumis dengan santan, bawang, cabai, dan rempah-rempah lainnya.

  • Biasanya disajikan bersama ikan atau daging sebagai lauk.

Umbut rotan sering dikonsumsi sebagai sayur khas masyarakat Dayak di pedalaman.

6. Pakis (Sayur Pakis dengan Santan atau Tumis)

Pakis adalah tumbuhan liar yang sering ditemukan di hutan Kalimantan dan menjadi bahan makanan favorit masyarakat Dayak.

Cara Penyajian Sayur Pakis:

  • Bisa dimasak dengan santan dan bumbu kuning untuk rasa gurih.

  • Bisa juga ditumis dengan bawang, cabai, dan terasi untuk rasa pedas-manis.

Pakis memiliki tekstur lembut dan kaya akan serat, sehingga baik untuk pencernaan.

7. Telur Penyu (Kuliner Langka yang Dilindungi)

Dahulu, telur penyu merupakan makanan istimewa di beberapa daerah Kalimantan, termasuk bagi masyarakat Dayak. Namun, saat ini konsumsi telur penyu dilarang karena penyu adalah satwa yang dilindungi.

Telur penyu memiliki tekstur unik, dengan kuning telur yang lebih padat dan putih telur yang lebih encer dibandingkan telur ayam. Biasanya dimasak dengan cara direbus atau digoreng.

8. Luba Laya (Sup Daging Khas Dayak)

Luba Laya adalah sup daging khas Suku Dayak yang dimasak dengan berbagai rempah seperti jahe, lengkuas, kunyit, dan bawang merah.

Ciri Khas Luba Laya:

  • Kuahnya berwarna kuning dengan rasa gurih dan sedikit pedas.

  • Daging yang digunakan bisa berupa ayam, sapi, atau daging buruan seperti rusa atau babi hutan.

  • Biasanya disajikan dalam acara adat atau perayaan khusus.

Share: Facebook Twitter Linkedin

Comments are closed.