April 4, 2025

Royalwholesalefood : Berbagai Jenis Kuliner Terbaik Dari Dunia

Sajian kuliner dari segala penjuru dunia dengan segala cita rasa terbaik yang dimiliki

2025-03-27 | admin3

Oleh-Oleh Kuliner Madiun: Cicipi Kelezatan Khas Kota Pecel

Madiun, yang terletak di Provinsi Jawa Timur, terkenal dengan kekayaan kuliner tradisional yang menggugah selera. Kota yang dikenal dengan julukan “Kota Pecel” ini menawarkan berbagai macam oleh-oleh kuliner yang wajib dicicipi. Selain itu, banyak makanan khas yang cocok dijadikan oleh-oleh untuk keluarga dan teman-teman di rumah. Bagi Anda yang berkunjung ke Madiun, berikut adalah beberapa pilihan oleh-oleh kuliner yang tidak boleh dilewatkan.

1. Pecel Madiun

Tidak lengkap rasanya jika berkunjung ke Madiun tanpa mencicipi pecel. Pecel adalah makanan khas yang terbuat dari sayuran rebus, seperti bayam, kacang panjang, tauge, dan daun singkong, yang disiram dengan sambal kacang yang gurih dan pedas. Pecel Madiun terkenal dengan cita rasa sambal kacang yang khas, kaya akan bumbu rempah dan terasa sedikit manis. Biasanya, pecel ini disajikan dengan nasi putih atau lontong.

Untuk oleh-oleh, Anda bisa membeli sambal pecel dalam kemasan praktis, yang bisa digunakan untuk membuat pecel di rumah. Ada banyak toko oleh-oleh di Madiun yang menjual sambal pecel ini dalam berbagai varian rasa.

2. Nasi Tumpang

Nasi tumpang adalah makanan khas Madiun yang terbuat dari nasi putih yang disajikan dengan kuah tumpang, yaitu kuah yang terbuat dari tempe, kacang, dan rempah-rempah, serta tambahan sambal dan sayuran. Nasi tumpang sangat populer di kalangan masyarakat Madiun, terutama untuk sarapan atau makan siang.

Kuah tumpang yang kental dan gurih memberikan cita rasa yang unik, dan sangat cocok dinikmati dengan nasi hangat. Untuk oleh-oleh, Anda bisa membeli nasi tumpang kemasan atau membeli tempe tumpang yang bisa diolah sendiri di rumah.

3. Sate Ayam Ponorogo

Meskipun nama “sate Ponorogo” lebih dikenal berasal dari daerah tetangga, yaitu Ponorogo, namun Madiun juga memiliki banyak penjual sate ayam yang tak kalah lezat. Sate ayam Ponorogo khas Madiun memiliki cita rasa manis, pedas, dan gurih yang berpadu sempurna. Sate ini dibuat dari daging ayam yang dipotong kecil-kecil dan ditusuk dengan tusuk sate, kemudian dibakar hingga matang. Biasanya, sate ini disajikan dengan bumbu kacang yang kental dan sedikit pedas.

Sate ini juga cocok dijadikan oleh-oleh karena rasanya yang khas dan mudah ditemukan di berbagai tempat di Madiun.

4. Kue Kering Madiun (Kue Cubir)

Kue cubir adalah salah satu kue khas Madiun yang sering dijadikan oleh-oleh. Kue ini terbuat dari adonan tepung terigu, telur, dan mentega yang dipanggang hingga matang dan berwarna kecokelatan. Teksturnya renyah di luar, namun lembut di dalam. Kue cubir ini sering kali disajikan dalam kemasan cantik, sehingga cocok untuk oleh-oleh keluarga atau teman-teman.

Selain kue cubir, ada juga kue lapis Madiun, yaitu kue lapis yang dibuat dengan lapisan-lapisan warna warni yang lembut dan kenyal. Kue lapis ini memiliki cita rasa manis yang bisa dinikmati oleh berbagai kalangan.

5. Keripik Tempe Madiun

Keripik tempe Madiun adalah oleh-oleh yang sangat populer dan mudah ditemukan. Tempe yang digunakan untuk keripik ini diiris tipis-tipis dan digoreng kering hingga renyah. Rasa gurih dan sedikit asin dari keripik tempe menjadikannya camilan yang pas untuk dibawa pulang. Selain itu, keripik tempe ini juga memiliki masa simpan yang cukup lama, sehingga cocok untuk oleh-oleh.

Banyak toko oleh-oleh di Madiun yang menawarkan keripik tempe dengan berbagai rasa, seperti rasa pedas, manis, atau original. Jika Anda mencari oleh-oleh yang tahan lama dan praktis, keripik tempe ini bisa menjadi pilihan yang tepat.

6. Tahu Tempe Bacem Madiun

Makanan yang satu ini juga tidak boleh dilewatkan. Tahu dan tempe bacem khas Madiun memiliki cita rasa yang manis, gurih, dan sedikit berempah. Proses pembuatan tahu dan tempe bacem melibatkan perendaman dalam bumbu bacem yang terbuat dari kecap manis, gula merah, dan rempah-rempah, lalu digoreng hingga kecokelatan. Rasa manis dari bumbu bacem berpadu dengan kelezatan tahu dan tempe yang membuatnya begitu nikmat.

Tahu tempe bacem ini sangat cocok dijadikan oleh-oleh karena bisa tahan cukup lama dalam kemasan yang tertutup rapat. Anda bisa membeli oleh-oleh ini di pasar tradisional atau toko oleh-oleh di sekitar Madiun.

7. Roti Madiun

Roti Madiun juga menjadi salah satu pilihan oleh-oleh yang tak kalah populer. Roti khas Madiun memiliki tekstur lembut dengan berbagai pilihan rasa, mulai dari rasa cokelat, keju, hingga kelapa. Roti ini bisa dinikmati sebagai camilan atau sebagai bekal untuk perjalanan jauh.

Banyak toko oleh-oleh di Madiun yang menjual roti khas ini, dan biasanya kemasan roti cukup praktis untuk dibawa pulang. Anda juga bisa memilih roti yang memiliki rasa khas dari daerah Madiun, seperti roti isi selai nanas atau kacang hijau.

8. Lapis Madiun

Lapis Madiun adalah kue basah tradisional khas kota ini yang memiliki lapisan-lapisan tipis berwarna-warni. Kue lapis ini terbuat dari bahan dasar tepung terigu, telur, dan santan, yang memberikan rasa yang lembut dan manis. Kue ini sangat populer di Madiun dan sering dijadikan oleh-oleh bagi wisatawan yang datang ke kota ini.

Biasanya, lapis Madiun memiliki lapisan yang cerah dan cantik, menjadikannya pilihan oleh-oleh yang menarik dan lezat.

BACA JUGA DISINI: Kuliner Khas Suku Dayak: Cita Rasa Tradisional dari Hutan Kalimantan

Share: Facebook Twitter Linkedin
kuliner dayak
2025-03-26 | admin3

Kuliner Khas Suku Dayak: Cita Rasa Tradisional dari Hutan Kalimantan

Suku Dayak adalah kelompok etnis asli Kalimantan yang memiliki kekayaan budaya dan tradisi, termasuk dalam hal kuliner. Makanan khas Suku Dayak banyak menggunakan bahan alami dari hutan, seperti ikan sungai, daging buruan, umbi-umbian, dan berbagai jenis sayuran liar. Proses memasaknya pun unik, dengan teknik memasak dalam bambu atau menggunakan daun sebagai pembungkus.

Berikut beberapali kuliner khas Suku Dayak yang wajib dicoba jika berkunjung ke Kalimantan.

BACA JUGA DISINI: Makanan Terenak di Dunia, Ada Makanan Indonesia

1. Pansoh (Ayam atau Ikan yang Dimasak dalam Bambu)

Pansoh, atau yang sering disebut juga sebagai manok pansoh, adalah makanan khas Suku Dayak yang menggunakan teknik memasak unik, yaitu dengan memasukkan bahan makanan ke dalam batang bambu, lalu dipanggang di atas api.

Cara Memasak Pansoh:

  • Ayam atau ikan dimasukkan ke dalam bambu bersama bumbu rempah seperti serai, daun salam, jahe, kunyit, dan bawang.

  • Bambu ditutup dengan daun pisang agar aroma tetap terjaga.

  • Dipanggang di atas bara api hingga matang, sehingga menghasilkan aroma khas dari bambu yang meresap ke dalam makanan.

Pansoh memiliki cita rasa gurih, segar, dan sedikit beraroma asap dari bambu.

2. Kue Lepet (Wajik Beras Ketan Khas Dayak)

Lepet Dayak adalah makanan tradisional yang mirip dengan rajazeus login wajik, terbuat dari beras ketan yang dimasak dengan santan dan gula merah. Uniknya, lepet khas Dayak sering dibungkus menggunakan daun kelobot (kulit jagung) atau daun pisang.

Ciri Khas Lepet Dayak:

  • Manis dan legit dengan tekstur yang lembut.

  • Dibungkus dengan daun alami, memberikan aroma khas.

  • Biasanya disajikan dalam acara adat atau perayaan tertentu.

3. Wadi (Fermentasi Daging atau Ikan)

Wadi adalah makanan fermentasi khas Dayak yang dibuat dari daging babi atau ikan yang difermentasi menggunakan beras ketan yang sudah disangrai dan ditumbuk halus.

Proses Pembuatan Wadi:

  • Daging atau ikan dilumuri dengan bubuk ketan fermentasi.

  • Disimpan dalam wadah tertutup selama beberapa hari hingga cita rasanya berkembang.

  • Wadi bisa langsung dikonsumsi atau digoreng terlebih dahulu agar lebih gurih.

Rasanya cenderung asam karena hasil fermentasi, mirip dengan makanan khas Jepang seperti ikan fugu yang diawetkan.

4. Kue Jojong (Kue Tradisional dari Ubi Kayu)

Jojong adalah kue khas Dayak yang terbuat dari singkong atau ubi kayu yang diparut dan dicampur dengan gula merah.

Keunikan Kue Jojong:

  • Dibentuk seperti bola atau pipih, lalu dibungkus daun pisang.

  • Teksturnya lembut dengan rasa manis alami dari ubi dan gula merah.

  • Biasanya dikonsumsi sebagai camilan atau makanan ringan saat perayaan adat.

5. Umbut Rotan (Sayur dari Tunas Rotan Muda)

Umbut rotan adalah makanan unik Suku Dayak yang menggunakan tunas muda tanaman rotan sebagai bahan utama. Meski terdengar aneh, rotan muda memiliki tekstur renyah dan sedikit pahit, namun menjadi lezat setelah dimasak.

Cara Memasak Umbut Rotan:

  • Rotan muda dikupas dan dipotong kecil.

  • Direbus atau ditumis dengan santan, bawang, cabai, dan rempah-rempah lainnya.

  • Biasanya disajikan bersama ikan atau daging sebagai lauk.

Umbut rotan sering dikonsumsi sebagai sayur khas masyarakat Dayak di pedalaman.

6. Pakis (Sayur Pakis dengan Santan atau Tumis)

Pakis adalah tumbuhan liar yang sering ditemukan di hutan Kalimantan dan menjadi bahan makanan favorit masyarakat Dayak.

Cara Penyajian Sayur Pakis:

  • Bisa dimasak dengan santan dan bumbu kuning untuk rasa gurih.

  • Bisa juga ditumis dengan bawang, cabai, dan terasi untuk rasa pedas-manis.

Pakis memiliki tekstur lembut dan kaya akan serat, sehingga baik untuk pencernaan.

7. Telur Penyu (Kuliner Langka yang Dilindungi)

Dahulu, telur penyu merupakan makanan istimewa di beberapa daerah Kalimantan, termasuk bagi masyarakat Dayak. Namun, saat ini konsumsi telur penyu dilarang karena penyu adalah satwa yang dilindungi.

Telur penyu memiliki tekstur unik, dengan kuning telur yang lebih padat dan putih telur yang lebih encer dibandingkan telur ayam. Biasanya dimasak dengan cara direbus atau digoreng.

8. Luba Laya (Sup Daging Khas Dayak)

Luba Laya adalah sup daging khas Suku Dayak yang dimasak dengan berbagai rempah seperti jahe, lengkuas, kunyit, dan bawang merah.

Ciri Khas Luba Laya:

  • Kuahnya berwarna kuning dengan rasa gurih dan sedikit pedas.

  • Daging yang digunakan bisa berupa ayam, sapi, atau daging buruan seperti rusa atau babi hutan.

  • Biasanya disajikan dalam acara adat atau perayaan khusus.

Share: Facebook Twitter Linkedin